Kartu Pos dari Mas Mono

image

image

Kartu pos dari Mas Mono ini didapat waktu mentoring di Hotel Sendang Sari, Batang oleh A. Pramono pemilik RM. AYAM BAKAR MAS MONO dan mentor Entrepreneur University (EU).

Sedjak 2001*
*perjalanan 1000 mil dimulai dari langkah pertama…

Posted from WordPress for Android

Iklan

Sate Dokar

image

image

Dari namanya yang nyleneh sudah menjadi magnet bagi orang untuk mampir mencoba mencicipi kuliner alternatif yang ada di Batang ini, tepatnya berada di ruas jalan dr. Cipto. Nama dokar sendiri merupakan singkatan dari godog (dimasak dengan cara direbus) dan bakar, jadi sate ini proses masaknya digodog lalu dibakar. Selain sate dari daging ayam juga ada sate dari tempe. Sedikit berbeda dari jenis sate biasa, penyajian sate dokar ini diberi semacam kuah mirip kuah gulai dengan dilengkapi sambel dari cabai hijau yang ditumbuk kasar. 

Posted from WordPress for Android

Pasar Senggol

image

Istilah pasar senggol bagi masyarakat Batang tentunya sudah tidak asing lagi, lokasi pasar senggol di Batang di jalan selatan stasiun. Pasar senggol identik dengan pasar loak atau pasar barang bekas. Barang bekas yang dijual biasanya dari mulai onderdil atau spare part kendaraan, barang elektronika, perabotan rumah tangga sampai sepeda. Barang barang bekas tersebut digelar pada pagi sampai siang hari, sedangkan malam harinya sebagai tempat jual beli pakaian yang terkenal murah. Sebelum adanya mal dan pusat perbelanjaan serta fenomena pasar tiban atau parti keberadaan pasar senggol menjadi rujukan tempat mencari sandang murah terutama bagi masyarakat menengah ke bawah, jadi pada masa keemasannya dulu tempat ini penuh dengan pembeli yang mencari kebutuhan sandang sampai sesak dan saling senggol. Hal inilah mungkin yang mendasari tempat tersebut dinamakan pasar senggol.
Saat ini pedagang pakaian di pasar senggol masih tetap eksis melayani jual beli pakaian di waktu malam, sedangkan pada siang hari selain masih dijadikan tempat jual beli barang bekas sekarang juga ada yang membuka jasa servis motor, bengkel dan potong rambut.
Bagaimanapun keberadaan pasar senggol dulu pernah sangat dekat dengan masyarakat Batang seperti halnya tempat tempat lainnya yang sekarang tinggal kenangan contohnya bioskop Srikandi yang sekarang sudah rata dengan tanah dan saudarannya bioskop Mustika.

Posted from WordPress for Android

Serabi Kalibeluk #1

image

image

image

image

Jangan bilang wong mBatang kalau nggak kenal serabi Kalibeluk, ya dinamai serabi Kalibeluk karena memang buatan desa Kalibeluk salah satu desa di Kecamatan Warungasem. Biasanya serabi ini bisa didapatkan di pasar Warungasem di pagi dan sore hari yang dijajakan oleh ibu ibu.
Dibandingkan dengan serabi dari daerah lain serabi Kalibeluk mempunyai ukuran diameter 15 cm dan ketebalan tepat ditengah 4 cm dengan dua pilihan rasa yaitu manis yang berwarna coklat dan original atau yang berasa gurih yang warnanya putih. Karena bentuk fisiknya yang lumaya jumbo untuk ukuran serabi, panganan khas ini dijual Rp. 6.000,- per dua belahan (kalau ibu penjual serabi menyebut satu belahan dengan istilah lirang). Bahan dasar dari serabi ini sama seperti bumbu dasar serabi dari daerah lainnya seperti tepung beras, santan kelapa, gula jawa, garam dan bahan alami lainnya. Menurut ibu penjual serabi di pojok pasar Warungasem proses memasaknya dimuli dari jam dua dinihari.
Serabi Kalibeluk layak dijadikan oleh oleh panganan khas Batang…

Posted from WordPress for Android